OH INDONESIA

12088389_899104020176401_6845229786505173081_n

Jengah kita menyaksikan berita

Yang isinya melukai hati saja

Para ulama masuk bui dituduh makar

Sementara kaum gay pesta secara membesar

 

Oh indonesia,

Inikah keadaanmu sesungguhnya

Ormas islam yang berdakwah kau halangi

Sedangkan kaum Gay yang bermaksiat kau lindungi

 

Kalian anggap yang berdakwah radikal

Menjadi alasan untuk dibubarkan

Sebab dengan bangga kau berujar

Menuduh Mereka memecah persatuan

 

Lalu Bagaimana dengan para pembesar

Yang menjual aset negara tanpa perasaan

Apakah itu hal yang wajar?

Hingga banyak yang bungkam tak berani melawan

 

Pun untuk Para polisi yang terhormat

Berpikirlah secara cermat

mengapa kepada umat islam begitu bengis

sedang kepada penguasa layaknya pengemis

 

betulkah Negeri ini telah runtuh keadilannya

telah hilang simbol keramahannya

hingga melakukan apapun semena-mena

hanya untuk kepentingan penguasa

 

berhentilah zholim kepada islam

sebab ajarannya hanyalah kebaikan

jika ada hal yang tak sepaham

maka duduklah bersama untuk di musyawarahkan

 

@Hasanah Ahmad

 

 

Puisi untuk Indonesia

Negeriku Indonesia
Negeri yang dikenal ramah penduduknya
Negeri yang bermoral katanya
Dan seribu sanjungan yang lainnya

Namun masuklah lebih dalam
Maka kan kau temukan keheranan
Heran akan pola pikiran yang tertanam
Heran pula atas tindakan anarkis yang dilakukan

LGBT kau bela habis-habisan
Penista Agama kau sanjung mati-matian
Dangdut erotis yang tak beradab kau jadikan hiburan
Giliran pengajian pembentuk iman kau bubarkan

Sungguh, kekuasaan telah membutakan mata
Meski kau berdalih untuk kepentingan Negara
Namun fakta membungkam para mulut pencela
Yang tak hirau perintah Tuhannya, apatah lagi para ulama

Wahai saudaraku, meski tak sejalan
Janganlah kau gunakan kekerasan
Pengajian HTI adalah jalan menuju kesempurnaan dalam keimanan
Bukan pencetak teroris seperti yang kau gembor-gemborkan

Disinii, raga ini menangis
Menyaksikan para penyampai ayat-Mu di perlakukan dengan bengis
Dengan lantunan doa kami meminta
Engkau buka hati para penjilat dunia

 

Banjarmasin, Hasanah Ahmad, Mei 2017IMG_20161202_095455-1-681x454

Sinar itu Akan Memercik

Apakah sebenarnya pernikahan itu? apakah kebahagiaan sempurna bagi perempuan hanya diukur ketika ia mampu menikah saja? Kenapa hati dibuat kembang-kempis ketika kita mendapatkan kabar bahwa teman sebaya akan melangsungkan pernikahannya?

Ahh, seharusnya kita bahagia bukan?, karena ia akan menggenapkan keimanannya, dan seharusnya rasa cemburu ini juga tidak ada,

Tapi, bukankah islam membolehkan kita iri terhadap ibadah orang lain? Agar kita termotivasi untuk melakukan ibadah yang sama, bahkau kalau perlu melebihi apa yang mampu ia lakukan, hey, menikah kan juga ibadah, ia merupakan sunah dari Rasulululah.

namun, meski tangis kini menghiasi pipi, di hadapan sang teman,kita mestilah tersenyum, janganlah kita tampakkan rona sedih walau sehelaipun, bukankah kita bahagia, ketika orang lain mendapatkan kebahagiaannya, karena sikap menerima keadaan dan mendoakan sudah lebih dari cukup untuk membuat kita tenang. Karena pada dasarnya, tatkala kita mendoakan suatu kebaikan untuk orang lain, maka malaikat akan mendoakan kebaikan yang sama untuk kita, itu artinya, doa-doa yang baik itu akan mengarah kepada kita juga.

bukankah itu suatu ketenangan??

Ya. .ketenangan yang berlapis keikhlasan

Keikhlasan yang senantiasa dibalut dengan harapan.

Ibarat kita memelihara sebuah bunga, maka rawatlah ia dengan sungguh-sungguh, nanti ketika saatnya tiba, akan merekah sesuai impian kita,

Begitulah cinta, teruslah kita jaga ia, jangan sampai mengotori hati serta jiwa, jika cara menjaganya sudahlah benar, maka yakinlah, cinta itu kan menghampiri kita dengan sinar.

Dan benar, sinar itu adalah sinar kebahagiaan. ^^2015-08-13 17.53.40-1

Kata Mereka tentang “Cinta, Dekap Aku Dalam ketaatan

Sebuah buku yang sangat menginspirasi,ia mengisahkan bahwa mencintai dan dicintai adalah fitrah dari Tuhan dan merupakan vitamin kehidupan manusia.novel cinta ini mengedukasi kita bahwa cinta kepada manusia harus terarah dan dalam kesadaran.

Sehingga diharapkan setiap jiwa mampu memahami hakikat cinta yang sebenarnya adalah tunduk dan taat kepada sang pemilik cinta yang sesungguhnya ialah Allah. sehingga kata Ikhlas senantiasa terpatri dalam segala rasa.

*Hartini Titing M.Pd*

Kep-Sek SMA 1 Banjarmasin

Novel yang satu ini mampu membuat pembaca ikut terhanyut dalam konflik-konflik dari setiap tokohnya,

Bukan hanya masalah persahabatan, percintaan, keluarga, tetapi didalam novel ini juga mampu memberikan pesan-pesn moril yang bagus untuk pembaca,

Ngga rugi deh  rasanya membeli buku ini !!

  • Atus shin *

Guru SLTP BJM

Cinta, Dekap Aku dalam Ketaatan J Novel ini ibarat sebatang Cokelat putih bersama kopi dipagi hari, meski tidak berisi impian yang begitu manis, akan tetapi  begitu nyata kenikmatannya jika dihayati,

Bahasanya ringan dan isinya mengalir, juga berisi dengan banyak hikmah ynag possible yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan  sehari-hari.

Cinta ataupun perasaan yang hadir dari dalam hati adalah hal yang wajar, tergantung seseorang mengambil pilihan yang tepat sesuai tuntunan dalam mengekspresikan “Rasa kehidupan” yang satu ini.

Dalam novel ini juga di kisahkan bagaimana semestinya menyikapi masalalu, serta menghadapi masa sekarang yaag seringkali tidak  sesuai harapan, memaafkan adalah hal yang seharusnya dilakukan untuk memutus rantai penyesalan.

Nampaknya itulah salah-satu pesan yang ingin di sampaikan penulis buku ini.

Latarnya yang mengangkat kehidupan Mahasiswa disalah-satu kampus di kota Banjarmasin tergambar sempurna, sehingga memberikan sumbangan pemikiran bagi para calon mahasisiwa baru dalam mengambil pilihan yang lebih baik dengan cara islami,

Recomended banget untuk calon maba (mahasiswa Baru) yang akan menikmati kehidupan kampus yang sesungguhnya. yang tidak hanya seputar tugas dan belajar.

*Faisal Rahmadani*

Mahasiswa IAIN jurusan Tafsir.

Saya bukan seseorang yang pandai dalam beretorika untuk mengungkapkan sebuah maksud

Bagi saya, Novel ini syarat akan nilai-nilai kebaikan didalamnya, siapapun yang membaca, bisa dipastikan ada perubahan positif dalam memandang hidup..bagus dan keren. .

*Ahmad Habibi*

Mahasiswa ULM

Sebuah Novel ini bagus untuk bahan bacaan remaja khususnya mahasiswa aktifis dakwah kampus dalam menjalani kehidupannya sebagai hamba Allah,

Novel ini betul betul menggambarkan aktifitas mahasiswa yang menjalani perannya baik sebagai mahasiswa dan aktifis dakwah kampus yang senantiasa terikat dengan hukum-hukum Allah swt,

Selamat membaca . . .^^

*DR. Hastin Ummu Anisa, SE, M.M*

Dosen Fakultas Ekonomi & Bisnis ULM

‘’Recomended book !!

Novel yang luar biasa, tak ada kesan menggurui, namun memberikan pelajaran yang berharga & begitu berarti, hayati, renungkan dan ambil hikmah dalam setiap kejadian

Buku ini memberikan pelajaran kepada kita agar cinta ditempatkan dalam nilai kebaikan.

Rospala Hanisah S.Pd

Mahasiswa S2 Universitas Negeri Yogyakarta

 

Novel ini sarat dengan makna dan nilai ilahiyah, sebuah pesan dan i’tibar coba di sampaikan melalui novel yang disajikan dengan bahasa yang mudah dicerna oleh kawula muda, kiranya novel yang bersahaja ini dapat memberikan manfaat bagi kita yang membacanya.

*Drs. Ahmad Rizqon M.Pd.I*

Ketua Dpp BKPRMI Kalimantan Selatan

Segmen Hati

Biarkanlah aku melupakanmu,

Melepaskan, serta membuang kepingan rasa yang masih tersimpan.

Aku tak akan menoleh kembali, andai ia hanya menjadi luka bagi diri,

Hey, bukankah aku berhak berbahagia? Dengan kehidupan yang aku punya,

aku paham selama ini, tatkala airmata berhasil penuhi hari-hariku, perlahan waktu menyadarkanku, bahwa sebenarnya,sikap  yang kau tunjukan  merupakan empedu yang aku tak pernah tau.

Ah, mestinya aku sadar sejak dulu,

Tak perlulah terlalu banyak percaya dengan keajaiban, kalau kenyataan sendiri sudah lebih dari cukup untuk mampu membuat aku sadar.hasanah ahmadd

PROSA KEHIDUPAN

Jpeg

Dalam prosa kehidupan

Taburkan keikhlasan dalam dalam

Cabang kecemburuan menguntai

Lihat diri larut akan perasaan

 

Aneka bunga di tamanku melayu

Hamparan indahnya nampak lesu

perasaan itu membuat tabir

kikir akal untuk berpikir

 

lama nian aku terjebak

merasa benci dan muak

tak rela bungaku bertambah layu

hanya sebab rasa yang semu

 

kini, ku ketuk kembali taman bunga

membawa berita dengan romansa duka

bungaku menghibur dikala luka

dengan aroma wangi yang dimilikinya

 

perlahan, aku ikhlaskan semua rindu

berbahagia tanpa harus memikirkanmu

sepucuk kata pamit dari lisanku

mengukir bahagia tanpa meragu

Topeng

Topeng, sampai kapan kita mempertahankan itu, roda waktu akan terus berputar, tak lelah kah dengan topeng kepalsuan yang kau kenakan,

Awalnya aku mengira, ceritamu hanya bualan, tapi perlahan aku menemukan, ada satu  pertanyaan hati yang sampai saat ini tak mampu kau tuntaskan, semua orang bisa bilang kau anak yang nakal, namun beberapa di antarnya memahami itu bukan kenakalan, hanya perilaku yang kerap ingin di perhatikan,

Duhai, kebencian dan tanya itu tak pernah mampu berpadu, kau tutupi nyala kegelisahanmu dengan nafsu yang memburu.

aKankah ego yang begitu tingggi mengalahkan kecintaan kepada robbi,?

Akahah topeng yang dibangun menjadi perhiasan bagi diri,?

Sungguh, mendengar fragmen hatimu seperti pukulan bagi telinga yang mendengarkan,Seringkali kau berkata jengah dengan topeng yang bertahta, mau  sampai kapan kau memakainya?

Namun keadaan tetap memaksa meminta dirimu setia dengan topeng.

Hatimu meronta, tapi tak ada yang mendengar, ragamu terikat,tak sanggup kau lepaskan, terlalu banyak dibantu menjadikanmu terbelenggu, tak berani mengambil sikap.sebab takut menyakti orang terdekat.

Aku memalingkan muka sekejap saat kau bicara,  menghapus buliran air yang jatuh dari sudut mata,ku berusaha kau tak perlu tahu, bahwa kegersangan hati juga pernah menimpaku,

Tak terima akan masalalu, menjadikan diriku tak sanggup  mendengar jeritan hati lewat ceritamu, aku berlari ke hatiku, mungkinkah aku selama ini juga mengenakan topeng kepalsuan?atau barangkali kegersangan hidupku melebihi gersangnya hatimu,tapi meski begitu, ribuan syukur bergema dihatiku, karena jalan hidupku mungkin tak serumit dirimu,atau mungkin saja sebaliknya, tapi apapun keadaannya, bukankah alangkah lebih baik syukur tetap bertahta? pelajaran hidup,uluran tangan dari sang Tuhan juga perasaan yang berusaha mengerti bahwa ini adalah takdir hidup yang harus terjadi telah memberiku banyak hal,hingga aku berusaha bijak dalam menghadapi setiap keadaan dan selalu mensyukuri karunia sekecil apapun yang Tuhan berikan.

 

Bukankah bahagia itu akan datang,ketika hati terasa lapang?

Maka,bicaralah pada hati,tanpa ada ego dalam diri.JpegHasanah Ahmad+_3082369853989

BERUSAHA MENGERTI

Dalam keutuhan seorang manusia, kini aku memahami,bahwasanya selalu ada kisah kelam dimasa silam yang jarang terungkap, aku pun mencoba mengerti kenapa hal itu jarang diketahui, disisi yang lain kerap ia melupakan kepahitan itu, mencoba berlari ke arah manisnya kehidupan, ia bungkam naluri yang kerap tak ingin sembunyi, ia ukirkan senyum keceriaan di atas luka yang menyayat sisi kehidupan.

Ia bilang pada dunia, bahwa ia tak ada luka dan baik baik saja, tapi dia lupa, orang yang sunngguh-sungguh perhatian terhadapnya tak mudah termakan atas lisannya,

Ilusi, ia mengganggap hidup ini, meski terkadang penerimaan takdir harus dilalui, ada sekelumit rasa benci yang tak ingin di akhiri.

Meski akal dan hati bertentangan, Program hidupnya terus berjalan,

Pipinya selalu merekah, hadirkan senyum yang begitu indah, namun andai saja ada  yang tergugah, maka ia kan mengerti ada jiwa yang menyimpan resah lagi gelisah.

Tatkala kau berani susuri jalan kehidupannya, maka yang ada hanya airmata, sungguh, lembar demi lembar kisah hidupnya jadi nasihat penuh makna, menjadi nutrisi bagi jiwa yang kerap disusupi hampa, Tak pernah kupikir bahwa keberlimpahan materi yang dimiliknya tak hadirkan bahagia, hanya munculkan kepuasan batin yang sifatnya sementara. Ya, background divorce membuatnya labil, mencurahkan segala ambisi yang terpendam pada hal-hal ynag tidak wajar,siapa yang mampu menghentikan jejaknya, agar jalan hidupnya tak tersia-sia?

Hey, bukankah pada dasarnya kita memiliki hati yang sempurna?hati yang penuh syukur atas kejadian apa saja.

jika memang kita tak menerima titah yang telah dituliskannya, bukan kah tanpa sadar,penerimaan itu telah ada dengan adanya kejadian yang menimpa kita?

Maka aku pun mencoba berada pada titik dimana dia berdiri,merasakan apa yang dia rasa,  dan akupun meminta padanya untuk mencoba berdiri pada titik yang sama dimana aku berdiri,

Aku memintanya kembali untuk sejenak memperhatikan, da ketika itu dia kan menemukan satu titik keseimbangan  dan pemerataan dari Tuhan dalam setiap kadar ujian yang diberikan.

Sekian menit waktu, Dia melempar senyum kepadaku, dan aku berharap senyum itu akan terkembang setiap waktu, bukan menutupi rasa yang pilu, tapi karena telah berhasil memeluk masalalu.

 

Terima kasih,  karena dari ceritamu hari ini, bertambah keyakinan didalam hati, bahwa, akan datang esok yang indah,meng-cover lembaran kisah yang penuh akan susah.

 

 

Hasanah Ahmad_Banjarmasin2015-06-13 10.32.34