CDADK

Simulasi Novel CDADK dalam kisah persahabatan antara Irhab, Faqih dan Ammar 😃😂😊

Advertisements

SEBAIK TEMAN

“Sebaik-baik teman duduk ialah buku 📚.”
➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖
Yuk gaes hiasi diri kita dengan ilmu 😊
=========”””=========
USTADZ FELIK SIAW

CINTA, DEKAP AKU DALAM KETAATAN

jangan pernah meminta untuk melupakan cinta

sebab ia adalah fitrah terindah untuk manusia

hargailah cnta…

dengan tunduk terhadap pemilik cinta sebanarnya

karena tidak akan pernah insan merasa tersiksa bersebab cinta

jika cinta tersebut di kemas dengan penuh ketaatan kepada-Nya.Cinta dekap aku dalam ketaatan

Kiat untuk Perbaikan diri

Sudah saatnya kita bangkit dari masalalu, melepas pahit nya semua kenangan yang kerap menyesakkan, meski diri inginkan perbaikan, tak perlu lah akhirnya kita menjauh dari lingkungan,

Guys, liingkungan memang memberi pengaruh besar terhadap diri kita, tapi kitapun mesti terbuka, bahwa menjauhinya bukanlah penyelesaian yang tepat, bahkan mungkin tak menutup kemungkinan bahwa yang dijalani suatu kesalahan. Mengapa? Sebab niatnya belumlah tepat, bahkan saya sering bertemu orang yang ingin memperbaiki dirinya namun selalu lah gagal , mesti sudah berulang-ulang pindah dari satu kota ke kota yang lainnya.dia selalu punya cara untuk terhubung ke semua temannya di masa lalu.Sebab, menurut hemat saya, dalam melakukan perbaikan, memang diperlukan dorongan yang kuat dari dalam diri,menganggap apa yang dilakukan selama ini keliru dan tidaklah benar. Ketika niat untuk berubah sudah lurus.maka keputusan menjauh dari-orang-orang ynag membawa pengaruh negatif ke diri kita sejatinya tidaklah salah, namun satu hal yang mesti diingat, bahwasanya dengan itu semua tak lantas kita memutus silaturahmi dengan cara menjauhkan diri secara mutlak  maupun sepenuhnya,tidak tahu-menahu  lagi tentang kabar lingkungan dan hal lain sebagainya, saya kira hal seperti itu bukanlah kebijakan yang arif yang kita ambil. saya berpijak bahwa diri kita sebagai makhluk sosial tidak akan pernah bisa terlepas dari yang namanya masyarakat,tatkala kita ingin berubah, selain berazzam, maka meminimalisir kebersamaan kepada orang-orang yang kita anggap selama ini memberi pengaruh negatif ke diri kita itu amatlah penting, tapi kembali harus diingat,standar kita dalam menilai baik-buruknya sorang teman harus sesuai dengan nilai-nilai moral yang sudah tertanam di masyarakat dan sesuai dengan yang telah Tuhan ajarkan.,dengan meminimalisir kebersamaan, sedikit-demi sedikit habit kita yang terkesan buruk dimata masyarakat akan menghilang, menurut saya pula, intensitas pertemuan kita kepada siapapun akan mempengaruhi sikap, pola pikir serta kebiasaan kita,maka memperbanyak intensitas pertemuan dengan teman teman yang baik  itu perlu sekali,.jadi benarlah pepatah arab bilang, ketika masyarakat ingin menilai diri kita, mereka hanya cukup melihat siapa teman-teman kita.itu berarti menunjukkan bahwa pergaulan kita mencerminkan siapa kita sesungguhnya.

Lalu untuk langkah berikutnya setelah azzam ditanamkan dalam-dalam, berkumpul bersama teman yang sering melakukan kegiatan positif juga sangat di anjurkan, kita mengetahui begitu banyak kegiatan positif ynag bisa dilakukan, salah-satu contohnya berkegiatan sosial, mengkaji ilmu agama, membaca buku, dan lain sebagainya, dengan langkah-langkah tersebut, saya dan kita semua berharap bahwa diri kita semua akan menjadi lebih baik dari segi kualitas, senantiasa bertapak pada nilai-nilai kebaikan dan berguna untuk agama dan bangsa

 

Selamat berhizrah dan selamat menikmat kehidupan ynag lebih seru dibanding masalalu ynag kelabu..:-)20170723_162701

OH INDONESIA

12088389_899104020176401_6845229786505173081_n

Jengah kita menyaksikan berita

Yang isinya melukai hati saja

Para ulama masuk bui dituduh makar

Sementara kaum gay pesta secara membesar

 

Oh indonesia,

Inikah keadaanmu sesungguhnya

Ormas islam yang berdakwah kau halangi

Sedangkan kaum Gay yang bermaksiat kau lindungi

 

Kalian anggap yang berdakwah radikal

Menjadi alasan untuk dibubarkan

Sebab dengan bangga kau berujar

Menuduh Mereka memecah persatuan

 

Lalu Bagaimana dengan para pembesar

Yang menjual aset negara tanpa perasaan

Apakah itu hal yang wajar?

Hingga banyak yang bungkam tak berani melawan

 

Pun untuk Para polisi yang terhormat

Berpikirlah secara cermat

mengapa kepada umat islam begitu bengis

sedang kepada penguasa layaknya pengemis

 

betulkah Negeri ini telah runtuh keadilannya

telah hilang simbol keramahannya

hingga melakukan apapun semena-mena

hanya untuk kepentingan penguasa

 

berhentilah zholim kepada islam

sebab ajarannya hanyalah kebaikan

jika ada hal yang tak sepaham

maka duduklah bersama untuk di musyawarahkan

 

@Hasanah Ahmad

 

 

Puisi untuk Indonesia

Negeriku Indonesia
Negeri yang dikenal ramah penduduknya
Negeri yang bermoral katanya
Dan seribu sanjungan yang lainnya

Namun masuklah lebih dalam
Maka kan kau temukan keheranan
Heran akan pola pikiran yang tertanam
Heran pula atas tindakan anarkis yang dilakukan

LGBT kau bela habis-habisan
Penista Agama kau sanjung mati-matian
Dangdut erotis yang tak beradab kau jadikan hiburan
Giliran pengajian pembentuk iman kau bubarkan

Sungguh, kekuasaan telah membutakan mata
Meski kau berdalih untuk kepentingan Negara
Namun fakta membungkam para mulut pencela
Yang tak hirau perintah Tuhannya, apatah lagi para ulama

Wahai saudaraku, meski tak sejalan
Janganlah kau gunakan kekerasan
Pengajian HTI adalah jalan menuju kesempurnaan dalam keimanan
Bukan pencetak teroris seperti yang kau gembor-gemborkan

Disinii, raga ini menangis
Menyaksikan para penyampai ayat-Mu di perlakukan dengan bengis
Dengan lantunan doa kami meminta
Engkau buka hati para penjilat dunia

 

Banjarmasin, Hasanah Ahmad, Mei 2017IMG_20161202_095455-1-681x454