Review legenda Nabi Yusuf dan Zulaikha By Hasanah Ahmad

Begitu kah hakikat cinta manusia yang sesungguhnya.
Layaknya Sebuah pelajaran yang sangat paripurna,
akhir cinta zulaikha kepada nabi yusuf sang hamba dari Tuhannya,
Titik airmataku tatkala mendengar legenda kisah cinta si ratu zulaikha,
Ratu kedua yang berkuasa di kota mesir yang mulia,
Lepas cintanya tak di terima oleh yusuf, Tak lantas memadamkan gejolak rasa yang dimilikinya, Ia terasingkan oleh dunia, namun cinta semakin mekar tumbuh dalam hatinya, bahkan kedahsyatan cinta membuat ia lupa dengan dirinya.
Hanya nama yusuf yang terpatri dalam jiwanya.tidak ada yang lain.
Kini, Sifat keangkuhan yang lama bertahta didirinya telah sirna, pun ia lepaskan pernak-pernik dunia untuk mengikuti sifat bersahaja sang pujaan jiwa.
Duhai, betapa harus ku akui kekuatan cinta. Yang mampu merubah insan yang angkuh menjadi lemah tak berdaya. akal yang tadinya cerdas menjadi tak mampu berdaya guna.meruntuhkan seseorang yang awalnya berkuasa menjadi budak sahaya.
Ada yang berkata, insan yang lain iba melihat kekusutan tampilan zulaikha, namun ada yang berdecak kagum dan salut akan kedalaman cintanya.
awalnya, cinta itu dibungkus dengan nafsu yang mengarah kepada rasa ingin memiliki. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, butiran cintanya menjadi rasa rindu kepada sang pemilik waktu,
Kematian itu belum mendekat, namun kesadaran yag dimilikiya telah melekat, ia masih mencintai yusuf, meskipun ia sadar ketidak cantikannya saat ini pastilah membuat yusuf tak meliriknya, terlebih kerut diwajah itu ada dimana-mana.
Zulaikha tak lemah, meskipun orang lain melihat tubuhnya ringkih, wajahnya pucat pasi, pakaiannya lusuh.akan tetapi ada satu cahaya penuh masuk kedalam jiwanya yang membuat ia bertahan hidup meski dunia menghina, mencela dan menghujatnya…
Yaa..kekuatan itu berasal dari Tuhannya Yusuf.Tuhan ynag betul betul mengerti setiap gerak hati.
Zulaikha pun akhirnya memahami, bahwa Tuhannya yusuf selalu ada disisi, tangisannya yang dahulu hanya bermuara kepada cinta ynag tak pasti, semuanya telah berpaling, tak henti-hentinya ia berbicara kepada Tuhannya Yusuf agar Dia tak pernah meninggalkan dirinya.
Alangkah agung kini cinta ynag dmilikinya, cinta itu membawa jiwa seorang zulaikha kepada cinta yang sebenarnya.cinta ynag tak tak lekang oleh waktu. Tak renta dimakan usia, dan memberi manfaat setelah kematiannya. .

Advertisements