SEBAIK TEMAN

“Sebaik-baik teman duduk ialah buku 📚.”
➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖ ➖
Yuk gaes hiasi diri kita dengan ilmu 😊
=========”””=========
USTADZ FELIK SIAW

Advertisements

CINTA, DEKAP AKU DALAM KETAATAN

jangan pernah meminta untuk melupakan cinta

sebab ia adalah fitrah terindah untuk manusia

hargailah cnta…

dengan tunduk terhadap pemilik cinta sebanarnya

karena tidak akan pernah insan merasa tersiksa bersebab cinta

jika cinta tersebut di kemas dengan penuh ketaatan kepada-Nya.Cinta dekap aku dalam ketaatan

Puisi untuk Indonesia

Negeriku Indonesia
Negeri yang dikenal ramah penduduknya
Negeri yang bermoral katanya
Dan seribu sanjungan yang lainnya

Namun masuklah lebih dalam
Maka kan kau temukan keheranan
Heran akan pola pikiran yang tertanam
Heran pula atas tindakan anarkis yang dilakukan

LGBT kau bela habis-habisan
Penista Agama kau sanjung mati-matian
Dangdut erotis yang tak beradab kau jadikan hiburan
Giliran pengajian pembentuk iman kau bubarkan

Sungguh, kekuasaan telah membutakan mata
Meski kau berdalih untuk kepentingan Negara
Namun fakta membungkam para mulut pencela
Yang tak hirau perintah Tuhannya, apatah lagi para ulama

Wahai saudaraku, meski tak sejalan
Janganlah kau gunakan kekerasan
Pengajian HTI adalah jalan menuju kesempurnaan dalam keimanan
Bukan pencetak teroris seperti yang kau gembor-gemborkan

Disinii, raga ini menangis
Menyaksikan para penyampai ayat-Mu di perlakukan dengan bengis
Dengan lantunan doa kami meminta
Engkau buka hati para penjilat dunia

 

Banjarmasin, Hasanah Ahmad, Mei 2017IMG_20161202_095455-1-681x454

Sinar itu Akan Memercik

Apakah sebenarnya pernikahan itu? apakah kebahagiaan sempurna bagi perempuan hanya diukur ketika ia mampu menikah saja? Kenapa hati dibuat kembang-kempis ketika kita mendapatkan kabar bahwa teman sebaya akan melangsungkan pernikahannya?

Ahh, seharusnya kita bahagia bukan?, karena ia akan menggenapkan keimanannya, dan seharusnya rasa cemburu ini juga tidak ada,

Tapi, bukankah islam membolehkan kita iri terhadap ibadah orang lain? Agar kita termotivasi untuk melakukan ibadah yang sama, bahkau kalau perlu melebihi apa yang mampu ia lakukan, hey, menikah kan juga ibadah, ia merupakan sunah dari Rasulululah.

namun, meski tangis kini menghiasi pipi, di hadapan sang teman,kita mestilah tersenyum, janganlah kita tampakkan rona sedih walau sehelaipun, bukankah kita bahagia, ketika orang lain mendapatkan kebahagiaannya, karena sikap menerima keadaan dan mendoakan sudah lebih dari cukup untuk membuat kita tenang. Karena pada dasarnya, tatkala kita mendoakan suatu kebaikan untuk orang lain, maka malaikat akan mendoakan kebaikan yang sama untuk kita, itu artinya, doa-doa yang baik itu akan mengarah kepada kita juga.

bukankah itu suatu ketenangan??

Ya. .ketenangan yang berlapis keikhlasan

Keikhlasan yang senantiasa dibalut dengan harapan.

Ibarat kita memelihara sebuah bunga, maka rawatlah ia dengan sungguh-sungguh, nanti ketika saatnya tiba, akan merekah sesuai impian kita,

Begitulah cinta, teruslah kita jaga ia, jangan sampai mengotori hati serta jiwa, jika cara menjaganya sudahlah benar, maka yakinlah, cinta itu kan menghampiri kita dengan sinar.

Dan benar, sinar itu adalah sinar kebahagiaan. ^^2015-08-13 17.53.40-1

Segmen Hati

Biarkanlah aku melupakanmu,

Melepaskan, serta membuang kepingan rasa yang masih tersimpan.

Aku tak akan menoleh kembali, andai ia hanya menjadi luka bagi diri,

Hey, bukankah aku berhak berbahagia? Dengan kehidupan yang aku punya,

aku paham selama ini, tatkala airmata berhasil penuhi hari-hariku, perlahan waktu menyadarkanku, bahwa sebenarnya,sikap  yang kau tunjukan  merupakan empedu yang aku tak pernah tau.

Ah, mestinya aku sadar sejak dulu,

Tak perlulah terlalu banyak percaya dengan keajaiban, kalau kenyataan sendiri sudah lebih dari cukup untuk mampu membuat aku sadar.hasanah ahmadd

Topeng

Topeng, sampai kapan kita mempertahankan itu, roda waktu akan terus berputar, tak lelah kah dengan topeng kepalsuan yang kau kenakan,

Awalnya aku mengira, ceritamu hanya bualan, tapi perlahan aku menemukan, ada satu  pertanyaan hati yang sampai saat ini tak mampu kau tuntaskan, semua orang bisa bilang kau anak yang nakal, namun beberapa di antarnya memahami itu bukan kenakalan, hanya perilaku yang kerap ingin di perhatikan,

Duhai, kebencian dan tanya itu tak pernah mampu berpadu, kau tutupi nyala kegelisahanmu dengan nafsu yang memburu.

aKankah ego yang begitu tingggi mengalahkan kecintaan kepada robbi,?

Akahah topeng yang dibangun menjadi perhiasan bagi diri,?

Sungguh, mendengar fragmen hatimu seperti pukulan bagi telinga yang mendengarkan,Seringkali kau berkata jengah dengan topeng yang bertahta, mau  sampai kapan kau memakainya?

Namun keadaan tetap memaksa meminta dirimu setia dengan topeng.

Hatimu meronta, tapi tak ada yang mendengar, ragamu terikat,tak sanggup kau lepaskan, terlalu banyak dibantu menjadikanmu terbelenggu, tak berani mengambil sikap.sebab takut menyakti orang terdekat.

Aku memalingkan muka sekejap saat kau bicara,  menghapus buliran air yang jatuh dari sudut mata,ku berusaha kau tak perlu tahu, bahwa kegersangan hati juga pernah menimpaku,

Tak terima akan masalalu, menjadikan diriku tak sanggup  mendengar jeritan hati lewat ceritamu, aku berlari ke hatiku, mungkinkah aku selama ini juga mengenakan topeng kepalsuan?atau barangkali kegersangan hidupku melebihi gersangnya hatimu,tapi meski begitu, ribuan syukur bergema dihatiku, karena jalan hidupku mungkin tak serumit dirimu,atau mungkin saja sebaliknya, tapi apapun keadaannya, bukankah alangkah lebih baik syukur tetap bertahta? pelajaran hidup,uluran tangan dari sang Tuhan juga perasaan yang berusaha mengerti bahwa ini adalah takdir hidup yang harus terjadi telah memberiku banyak hal,hingga aku berusaha bijak dalam menghadapi setiap keadaan dan selalu mensyukuri karunia sekecil apapun yang Tuhan berikan.

 

Bukankah bahagia itu akan datang,ketika hati terasa lapang?

Maka,bicaralah pada hati,tanpa ada ego dalam diri.JpegHasanah Ahmad+_3082369853989

BERUSAHA MENGERTI

Dalam keutuhan seorang manusia, kini aku memahami,bahwasanya selalu ada kisah kelam dimasa silam yang jarang terungkap, aku pun mencoba mengerti kenapa hal itu jarang diketahui, disisi yang lain kerap ia melupakan kepahitan itu, mencoba berlari ke arah manisnya kehidupan, ia bungkam naluri yang kerap tak ingin sembunyi, ia ukirkan senyum keceriaan di atas luka yang menyayat sisi kehidupan.

Ia bilang pada dunia, bahwa ia tak ada luka dan baik baik saja, tapi dia lupa, orang yang sunngguh-sungguh perhatian terhadapnya tak mudah termakan atas lisannya,

Ilusi, ia mengganggap hidup ini, meski terkadang penerimaan takdir harus dilalui, ada sekelumit rasa benci yang tak ingin di akhiri.

Meski akal dan hati bertentangan, Program hidupnya terus berjalan,

Pipinya selalu merekah, hadirkan senyum yang begitu indah, namun andai saja ada  yang tergugah, maka ia kan mengerti ada jiwa yang menyimpan resah lagi gelisah.

Tatkala kau berani susuri jalan kehidupannya, maka yang ada hanya airmata, sungguh, lembar demi lembar kisah hidupnya jadi nasihat penuh makna, menjadi nutrisi bagi jiwa yang kerap disusupi hampa, Tak pernah kupikir bahwa keberlimpahan materi yang dimiliknya tak hadirkan bahagia, hanya munculkan kepuasan batin yang sifatnya sementara. Ya, background divorce membuatnya labil, mencurahkan segala ambisi yang terpendam pada hal-hal ynag tidak wajar,siapa yang mampu menghentikan jejaknya, agar jalan hidupnya tak tersia-sia?

Hey, bukankah pada dasarnya kita memiliki hati yang sempurna?hati yang penuh syukur atas kejadian apa saja.

jika memang kita tak menerima titah yang telah dituliskannya, bukan kah tanpa sadar,penerimaan itu telah ada dengan adanya kejadian yang menimpa kita?

Maka aku pun mencoba berada pada titik dimana dia berdiri,merasakan apa yang dia rasa,  dan akupun meminta padanya untuk mencoba berdiri pada titik yang sama dimana aku berdiri,

Aku memintanya kembali untuk sejenak memperhatikan, da ketika itu dia kan menemukan satu titik keseimbangan  dan pemerataan dari Tuhan dalam setiap kadar ujian yang diberikan.

Sekian menit waktu, Dia melempar senyum kepadaku, dan aku berharap senyum itu akan terkembang setiap waktu, bukan menutupi rasa yang pilu, tapi karena telah berhasil memeluk masalalu.

 

Terima kasih,  karena dari ceritamu hari ini, bertambah keyakinan didalam hati, bahwa, akan datang esok yang indah,meng-cover lembaran kisah yang penuh akan susah.

 

 

Hasanah Ahmad_Banjarmasin2015-06-13 10.32.34