Puisi untuk Indonesia

Negeriku Indonesia
Negeri yang dikenal ramah penduduknya
Negeri yang bermoral katanya
Dan seribu sanjungan yang lainnya

Namun masuklah lebih dalam
Maka kan kau temukan keheranan
Heran akan pola pikiran yang tertanam
Heran pula atas tindakan anarkis yang dilakukan

LGBT kau bela habis-habisan
Penista Agama kau sanjung mati-matian
Dangdut erotis yang tak beradab kau jadikan hiburan
Giliran pengajian pembentuk iman kau bubarkan

Sungguh, kekuasaan telah membutakan mata
Meski kau berdalih untuk kepentingan Negara
Namun fakta membungkam para mulut pencela
Yang tak hirau perintah Tuhannya, apatah lagi para ulama

Wahai saudaraku, meski tak sejalan
Janganlah kau gunakan kekerasan
Pengajian HTI adalah jalan menuju kesempurnaan dalam keimanan
Bukan pencetak teroris seperti yang kau gembor-gemborkan

Disinii, raga ini menangis
Menyaksikan para penyampai ayat-Mu di perlakukan dengan bengis
Dengan lantunan doa kami meminta
Engkau buka hati para penjilat dunia

 

Banjarmasin, Hasanah Ahmad, Mei 2017IMG_20161202_095455-1-681x454

Sinar itu Akan Memercik

Apakah sebenarnya pernikahan itu? apakah kebahagiaan sempurna bagi perempuan hanya diukur ketika ia mampu menikah saja? Kenapa hati dibuat kembang-kempis ketika kita mendapatkan kabar bahwa teman sebaya akan melangsungkan pernikahannya?

Ahh, seharusnya kita bahagia bukan?, karena ia akan menggenapkan keimanannya, dan seharusnya rasa cemburu ini juga tidak ada,

Tapi, bukankah islam membolehkan kita iri terhadap ibadah orang lain? Agar kita termotivasi untuk melakukan ibadah yang sama, bahkau kalau perlu melebihi apa yang mampu ia lakukan, hey, menikah kan juga ibadah, ia merupakan sunah dari Rasulululah.

namun, meski tangis kini menghiasi pipi, di hadapan sang teman,kita mestilah tersenyum, janganlah kita tampakkan rona sedih walau sehelaipun, bukankah kita bahagia, ketika orang lain mendapatkan kebahagiaannya, karena sikap menerima keadaan dan mendoakan sudah lebih dari cukup untuk membuat kita tenang. Karena pada dasarnya, tatkala kita mendoakan suatu kebaikan untuk orang lain, maka malaikat akan mendoakan kebaikan yang sama untuk kita, itu artinya, doa-doa yang baik itu akan mengarah kepada kita juga.

bukankah itu suatu ketenangan??

Ya. .ketenangan yang berlapis keikhlasan

Keikhlasan yang senantiasa dibalut dengan harapan.

Ibarat kita memelihara sebuah bunga, maka rawatlah ia dengan sungguh-sungguh, nanti ketika saatnya tiba, akan merekah sesuai impian kita,

Begitulah cinta, teruslah kita jaga ia, jangan sampai mengotori hati serta jiwa, jika cara menjaganya sudahlah benar, maka yakinlah, cinta itu kan menghampiri kita dengan sinar.

Dan benar, sinar itu adalah sinar kebahagiaan. ^^2015-08-13 17.53.40-1

Segmen Hati

Biarkanlah aku melupakanmu,

Melepaskan, serta membuang kepingan rasa yang masih tersimpan.

Aku tak akan menoleh kembali, andai ia hanya menjadi luka bagi diri,

Hey, bukankah aku berhak berbahagia? Dengan kehidupan yang aku punya,

aku paham selama ini, tatkala airmata berhasil penuhi hari-hariku, perlahan waktu menyadarkanku, bahwa sebenarnya,sikap  yang kau tunjukan  merupakan empedu yang aku tak pernah tau.

Ah, mestinya aku sadar sejak dulu,

Tak perlulah terlalu banyak percaya dengan keajaiban, kalau kenyataan sendiri sudah lebih dari cukup untuk mampu membuat aku sadar.hasanah ahmadd

Topeng

Topeng, sampai kapan kita mempertahankan itu, roda waktu akan terus berputar, tak lelah kah dengan topeng kepalsuan yang kau kenakan,

Awalnya aku mengira, ceritamu hanya bualan, tapi perlahan aku menemukan, ada satu  pertanyaan hati yang sampai saat ini tak mampu kau tuntaskan, semua orang bisa bilang kau anak yang nakal, namun beberapa di antarnya memahami itu bukan kenakalan, hanya perilaku yang kerap ingin di perhatikan,

Duhai, kebencian dan tanya itu tak pernah mampu berpadu, kau tutupi nyala kegelisahanmu dengan nafsu yang memburu.

aKankah ego yang begitu tingggi mengalahkan kecintaan kepada robbi,?

Akahah topeng yang dibangun menjadi perhiasan bagi diri,?

Sungguh, mendengar fragmen hatimu seperti pukulan bagi telinga yang mendengarkan,Seringkali kau berkata jengah dengan topeng yang bertahta, mau  sampai kapan kau memakainya?

Namun keadaan tetap memaksa meminta dirimu setia dengan topeng.

Hatimu meronta, tapi tak ada yang mendengar, ragamu terikat,tak sanggup kau lepaskan, terlalu banyak dibantu menjadikanmu terbelenggu, tak berani mengambil sikap.sebab takut menyakti orang terdekat.

Aku memalingkan muka sekejap saat kau bicara,  menghapus buliran air yang jatuh dari sudut mata,ku berusaha kau tak perlu tahu, bahwa kegersangan hati juga pernah menimpaku,

Tak terima akan masalalu, menjadikan diriku tak sanggup  mendengar jeritan hati lewat ceritamu, aku berlari ke hatiku, mungkinkah aku selama ini juga mengenakan topeng kepalsuan?atau barangkali kegersangan hidupku melebihi gersangnya hatimu,tapi meski begitu, ribuan syukur bergema dihatiku, karena jalan hidupku mungkin tak serumit dirimu,atau mungkin saja sebaliknya, tapi apapun keadaannya, bukankah alangkah lebih baik syukur tetap bertahta? pelajaran hidup,uluran tangan dari sang Tuhan juga perasaan yang berusaha mengerti bahwa ini adalah takdir hidup yang harus terjadi telah memberiku banyak hal,hingga aku berusaha bijak dalam menghadapi setiap keadaan dan selalu mensyukuri karunia sekecil apapun yang Tuhan berikan.

 

Bukankah bahagia itu akan datang,ketika hati terasa lapang?

Maka,bicaralah pada hati,tanpa ada ego dalam diri.JpegHasanah Ahmad+_3082369853989

BERUSAHA MENGERTI

Dalam keutuhan seorang manusia, kini aku memahami,bahwasanya selalu ada kisah kelam dimasa silam yang jarang terungkap, aku pun mencoba mengerti kenapa hal itu jarang diketahui, disisi yang lain kerap ia melupakan kepahitan itu, mencoba berlari ke arah manisnya kehidupan, ia bungkam naluri yang kerap tak ingin sembunyi, ia ukirkan senyum keceriaan di atas luka yang menyayat sisi kehidupan.

Ia bilang pada dunia, bahwa ia tak ada luka dan baik baik saja, tapi dia lupa, orang yang sunngguh-sungguh perhatian terhadapnya tak mudah termakan atas lisannya,

Ilusi, ia mengganggap hidup ini, meski terkadang penerimaan takdir harus dilalui, ada sekelumit rasa benci yang tak ingin di akhiri.

Meski akal dan hati bertentangan, Program hidupnya terus berjalan,

Pipinya selalu merekah, hadirkan senyum yang begitu indah, namun andai saja ada  yang tergugah, maka ia kan mengerti ada jiwa yang menyimpan resah lagi gelisah.

Tatkala kau berani susuri jalan kehidupannya, maka yang ada hanya airmata, sungguh, lembar demi lembar kisah hidupnya jadi nasihat penuh makna, menjadi nutrisi bagi jiwa yang kerap disusupi hampa, Tak pernah kupikir bahwa keberlimpahan materi yang dimiliknya tak hadirkan bahagia, hanya munculkan kepuasan batin yang sifatnya sementara. Ya, background divorce membuatnya labil, mencurahkan segala ambisi yang terpendam pada hal-hal ynag tidak wajar,siapa yang mampu menghentikan jejaknya, agar jalan hidupnya tak tersia-sia?

Hey, bukankah pada dasarnya kita memiliki hati yang sempurna?hati yang penuh syukur atas kejadian apa saja.

jika memang kita tak menerima titah yang telah dituliskannya, bukan kah tanpa sadar,penerimaan itu telah ada dengan adanya kejadian yang menimpa kita?

Maka aku pun mencoba berada pada titik dimana dia berdiri,merasakan apa yang dia rasa,  dan akupun meminta padanya untuk mencoba berdiri pada titik yang sama dimana aku berdiri,

Aku memintanya kembali untuk sejenak memperhatikan, da ketika itu dia kan menemukan satu titik keseimbangan  dan pemerataan dari Tuhan dalam setiap kadar ujian yang diberikan.

Sekian menit waktu, Dia melempar senyum kepadaku, dan aku berharap senyum itu akan terkembang setiap waktu, bukan menutupi rasa yang pilu, tapi karena telah berhasil memeluk masalalu.

 

Terima kasih,  karena dari ceritamu hari ini, bertambah keyakinan didalam hati, bahwa, akan datang esok yang indah,meng-cover lembaran kisah yang penuh akan susah.

 

 

Hasanah Ahmad_Banjarmasin2015-06-13 10.32.34

Trip to Lebak Naga Mountain

20151129_16215520151129_15242020151129_15590120151129_160122
Assalamualaikum pengunjung blog saya yang setia..heee
beberapa bulan ini saya memang lebih banyak menghabiskan waktu buat nge-trip,
biasa,kalian juga pada tau dengan acara yang di adakan salah satu stasiun tv swasta yang mana temanya adalah mengeksplor keindahan alam indonesia ini yang tidak banyak diketahui oleh orang lain,acara ini banyak di gandrungi anak muda saat ini,khususnya bagi anak-anak pencinta alam tak terkecuali saya,
mungkin itulah salah satu motivasi saya dalam melelakukan trip bersama teman teman,ingin menyaksikan syurga syurga kecil yang Allah titipkan ke kita untuk di nikmati sekaligus tadabbur alam
Alhamdulilah,dalam beberapa bulan ini saya dan teman-teman sudah banyak mengunjungi tempat-tempat wisata di kota kami sendiri yang masih belum bahkan jarang di ketahui oleh orang lain
Subhanalah,ketika kami sampai di tempat yang kami tuju,kami selalu tak mampu berkata apa apa karna melihat keindahan yang tersembunyi yang belum kami nikmati sebelum ini kami ketahui,kalsel itu mempesona friend
Kalsel it’ Amazing and you have to visit to my city all
namun di sini saya tidak mungkin me-list semua tempat yang sudah kami kunjungi,Kali ini saya akan sharing tentang sebuah gunung yang ada di kalsel tepatnya ada di kota pleihari kecamatan kandangan lama
saya juga tidak mengerti kenapa bisa di sebut gunung??padahal ketinggiannya tidak mencapai 3000 MDPL
yahh,,katanya sih karna masyarakat di situ sudah terbiasa menyebutnya dengan sebutan gunung..walaupun yang lebih pantas itu bukit.
well,harus di bahas ya terkait itu??heeee
Mungkin kalian sudah tau bahwa kota pleihari di kalsel memang menyimpan sejuta keindahan, banyak ratusan bukit/ gunung yang mampu memanjakan mata dari penatnya aktivitas di kota banjarmasin,
Salah satu keindahan itu yang kini akan saya bahas di sini,chek this out 

Gunung lebak naga !!!!
Ya,setelah browsing di internet dan nanya keteman -teman yang yang sama sama suka melakukan trip juga,mereka merekomendasi ke kita agar melakukan trip ke gunung lebak naga,katanya sih view -nya keren banget,bisa ngeliat pulau datu dari kejauhan,siapa yang gak penasaran coba kalo di gituin..secara pulau datu itu tempat wisata yang sering jadi tujuan utama kalo para wisatawan berkunjung ke pantai batakan,
jujur awalnya saya ragu,karna saya belum pernah mendengar kata kata itu sebelumnya,yang familiar di otak saya kala itu,hanya bukit batas,bukit langara,gunung rimpi,gunung kayangan dll,tapi semua tempat itu sudah saya datengi satu persatu,,heee (sombong) gimana donk??? ^_^
Berjam –jam diskusi sama tim mau kemana trip kita selanjutnya,namun belum tau juga keputusannya seperti apa?hingga akhirnya kami sepakat trip kali ini ke gunung lebak naga aja karna memang belum pernah ke sana sama sekali
Awalnya kami ingin berangkat sepagi mungkin supaya pas nyampe di sana kami lebih banyak menghabiskan waktu dan buat saya pribadi, saya ingin membuat sebuah karya berupa tulisan juga ketika berada dipuncak sana,tapi karna ada sesuatu hal sehingga membuat kami baru bisa berangkat jam 11 dari kost,,duh sedihnya 
Karna dari pagi kami belum sarapan,kami memutuskan untuk mengisi perut dulu sebelum memulai perjalanan yang lumayan jauh,yaa sekitar 2-3 jam an lah (lumayan capek kalo saya aja yang bawa tanpa gantian,belum lagi mendaki ke puncaknya..hihi)
sekitar 20 menitan kami sudah menyeleaikan urusan cacing-cacing yang ada di perut kami karna mereka minta di suplay kebutuhannya.
Setelah itu,Barulah kami melakukan perjalanan menuju gunung lebak naga
Di sepanjang perjalanan,mulut ini tak pernah berhenti bergumam memuji betapa indahnya ladang persawahan yang hijau,bukit- bukit yang tinggi menjulang,anak anak desa yang asyik mandi di kali tanpa memkirkan apakah airnya sehat bagi badan mereka ataukah tidak
Sungguh pemandangan yang sangat memanjakan mata,dan menentramkan jiwa,
Namun mengiris hati melihat anak-anak tadi,karna tidak menggunakan air bersih untuk keperluan tubuh mereka.entah pemerintah tidak tau mengenai hal ini,atau bahkan cenderung tidak perduli ??
Baiklah,saya tidak ingin membahas itu panjang lebar
Lagi asyik-asyiknya menikmati panorama alam sambil mengemudi,hadirlah hujan menghiasi perjalanan kami,awalnya kami ingin mengurungkan niat ke lebak naga karana cuaca hujan yang tak henti hentinya ,namun seolah telah terbayangkan di dipelupuk mata bahwa lebak naga sudah di depan mata maka kami sepakat untuk melanjutkan perjalanan meskipun di guyur hujan.
3 jam lebih waktu yang di tempuh menuju desa kandangan lama,akhirnya kami sampai juga di rumah salah satu penduduk dekat lokasi gunung lebak naga,
semangat kembali muncul menggelora untuk sampai di puncaknya,
terlebih hujan telah reda
walaupun kelelahan bersemayam dalam diriku & dirinya,
namun ketika mata melihat puncak di atas sana
kaki ini percaya,bahwa ia mampu menujunya
rasa letih,kerikil tajam,kehausan dan kelaparan wajar di rasakan
namun pas kami sudah sampai puncak,semua lelah itu tergantikan dengan rasa senang dan kepuasan karna mampu mengalahkan rasa takut dan kekhawatiran
tergantikan dengan merasakan angin yang semilir,rerumputan hijau,merasa lebih dekat dengan Allah,dan merasa diri ini sangat rendah segingga tidak ada yang patut untuk di sombongkan apa-apa yang ada dalam kehidupan
Jadi teringat Firman Allah ketika melihat semua ciptaanya yang sempurna:
Maka,nikmat Tuhanmu yag mana lagikah yang akan kalian dustakan??
(Qs, Ar rahman :13 )
Setelah di rasa puas menikmati pemandangan,sore pun tiba menjelang
Dan itu mengharuskan kami untuk pulang,
Tepat pukul 16,00 kami turun dari puncak lebak naga kemudian 1 jam setelah itu kami sampai di rumah penduduk yang mana di rumah penduduk itulah kami para pendaki memarkir motor.
Setelah istirahat sejanak,tepat jam 17.30 kami memutuskan kembali ke banjarmasin.
Dan berharap untuk selanjutnya Allah berikan kemudahan dalam melakukan trip yang akan datang,,

See you next time 
#My trip My adventure

Ijinkan Aku Bahagia

IMG_20151018_110659.jpg

Mungkin rasa cinta takkan bisa hilang secara sempurna

Namun biarlah hati menatanya hingga sesuai hukum syara

tidak halal memnag keberadaanya

namun,Rasa itu bagai hujan yang turunnya tak pernah di minta

Seperti matahari yang muncul begitu saja ketika siang menghampirinya

cinta hadirkan bahagia bak syurga yang tercipta

Senyum lebar selalu menghiasi hari-harinya

Ada secercah harapan dalam hatinya,

Ada berjuta tanya akan keinginannya,

akankah impian yang sekian lama akan sesuai dengan kenyataannya

pintanya selalu dalam do’a

agar apa yang di jalaninya selalu sesuai dengan koridor-Nya

berharap dalam setiap asa

Bahwa Allah mengkekalkan rasa di antara keduanya sesuai dengan Syariat-Nya

Karna dalam hatinya

ada azzam yang kuat namun tak berani mengungkap

LAGIIIIIII

Dalam derasnya hujan
perasaan terasa tenang
pun dalam kilatan petir
jiwa tak pernah merasa khawatir

tak tau apakah ini biasa
namun,yang namanya hujan buatku selalu istimewa

ku larut dalam keindahan yang mengajak jiwa
terlena dengan keindahan hujan yang tercipta
terasa hilang sukma kefasikan dalam jiwa
menyaksikan butiran air yang turun membasahi bumi semesta

Aduhai. .
kekagumanku terhadap hujan sangat menghujam
seolah hujan mengerti akan perasaan yang selama ini terpendam dalam diam