Puisi untuk Indonesia

Negeriku Indonesia
Negeri yang dikenal ramah penduduknya
Negeri yang bermoral katanya
Dan seribu sanjungan yang lainnya

Namun masuklah lebih dalam
Maka kan kau temukan keheranan
Heran akan pola pikiran yang tertanam
Heran pula atas tindakan anarkis yang dilakukan

LGBT kau bela habis-habisan
Penista Agama kau sanjung mati-matian
Dangdut erotis yang tak beradab kau jadikan hiburan
Giliran pengajian pembentuk iman kau bubarkan

Sungguh, kekuasaan telah membutakan mata
Meski kau berdalih untuk kepentingan Negara
Namun fakta membungkam para mulut pencela
Yang tak hirau perintah Tuhannya, apatah lagi para ulama

Wahai saudaraku, meski tak sejalan
Janganlah kau gunakan kekerasan
Pengajian HTI adalah jalan menuju kesempurnaan dalam keimanan
Bukan pencetak teroris seperti yang kau gembor-gemborkan

Disinii, raga ini menangis
Menyaksikan para penyampai ayat-Mu di perlakukan dengan bengis
Dengan lantunan doa kami meminta
Engkau buka hati para penjilat dunia

 

Banjarmasin, Hasanah Ahmad, Mei 2017IMG_20161202_095455-1-681x454

BERUSAHA MENGERTI

Dalam keutuhan seorang manusia, kini aku memahami,bahwasanya selalu ada kisah kelam dimasa silam yang jarang terungkap, aku pun mencoba mengerti kenapa hal itu jarang diketahui, disisi yang lain kerap ia melupakan kepahitan itu, mencoba berlari ke arah manisnya kehidupan, ia bungkam naluri yang kerap tak ingin sembunyi, ia ukirkan senyum keceriaan di atas luka yang menyayat sisi kehidupan.

Ia bilang pada dunia, bahwa ia tak ada luka dan baik baik saja, tapi dia lupa, orang yang sunngguh-sungguh perhatian terhadapnya tak mudah termakan atas lisannya,

Ilusi, ia mengganggap hidup ini, meski terkadang penerimaan takdir harus dilalui, ada sekelumit rasa benci yang tak ingin di akhiri.

Meski akal dan hati bertentangan, Program hidupnya terus berjalan,

Pipinya selalu merekah, hadirkan senyum yang begitu indah, namun andai saja ada  yang tergugah, maka ia kan mengerti ada jiwa yang menyimpan resah lagi gelisah.

Tatkala kau berani susuri jalan kehidupannya, maka yang ada hanya airmata, sungguh, lembar demi lembar kisah hidupnya jadi nasihat penuh makna, menjadi nutrisi bagi jiwa yang kerap disusupi hampa, Tak pernah kupikir bahwa keberlimpahan materi yang dimiliknya tak hadirkan bahagia, hanya munculkan kepuasan batin yang sifatnya sementara. Ya, background divorce membuatnya labil, mencurahkan segala ambisi yang terpendam pada hal-hal ynag tidak wajar,siapa yang mampu menghentikan jejaknya, agar jalan hidupnya tak tersia-sia?

Hey, bukankah pada dasarnya kita memiliki hati yang sempurna?hati yang penuh syukur atas kejadian apa saja.

jika memang kita tak menerima titah yang telah dituliskannya, bukan kah tanpa sadar,penerimaan itu telah ada dengan adanya kejadian yang menimpa kita?

Maka aku pun mencoba berada pada titik dimana dia berdiri,merasakan apa yang dia rasa,  dan akupun meminta padanya untuk mencoba berdiri pada titik yang sama dimana aku berdiri,

Aku memintanya kembali untuk sejenak memperhatikan, da ketika itu dia kan menemukan satu titik keseimbangan  dan pemerataan dari Tuhan dalam setiap kadar ujian yang diberikan.

Sekian menit waktu, Dia melempar senyum kepadaku, dan aku berharap senyum itu akan terkembang setiap waktu, bukan menutupi rasa yang pilu, tapi karena telah berhasil memeluk masalalu.

 

Terima kasih,  karena dari ceritamu hari ini, bertambah keyakinan didalam hati, bahwa, akan datang esok yang indah,meng-cover lembaran kisah yang penuh akan susah.

 

 

Hasanah Ahmad_Banjarmasin2015-06-13 10.32.34

Ijinkan Aku Bahagia

IMG_20151018_110659.jpg

Mungkin rasa cinta takkan bisa hilang secara sempurna

Namun biarlah hati menatanya hingga sesuai hukum syara

tidak halal memnag keberadaanya

namun,Rasa itu bagai hujan yang turunnya tak pernah di minta

Seperti matahari yang muncul begitu saja ketika siang menghampirinya

cinta hadirkan bahagia bak syurga yang tercipta

Senyum lebar selalu menghiasi hari-harinya

Ada secercah harapan dalam hatinya,

Ada berjuta tanya akan keinginannya,

akankah impian yang sekian lama akan sesuai dengan kenyataannya

pintanya selalu dalam do’a

agar apa yang di jalaninya selalu sesuai dengan koridor-Nya

berharap dalam setiap asa

Bahwa Allah mengkekalkan rasa di antara keduanya sesuai dengan Syariat-Nya

Karna dalam hatinya

ada azzam yang kuat namun tak berani mengungkap

puisi untukmu

Setulus Hatimu

Untukmu Kanda Hasanah

 

Aku melihat keramahan dalam bicaramu

Menyenangkan, mendengar candamu

Ada nasihat lembut yang terungkap

Pada setiap kata yang kau ucap

 

Seanggun pakaianmu

Semurni senyummu

Setulus hatimu

 

Aduhai, kini ku temukan lagi

Insan-insan yang berbudi pekerti

Mengajar arti hidup ini

Dengan syukur dan sabar di hati

 

Teruslah, memberikan kesegaran itu

Bak air hujan yang turun membasahi bumi

Teruslah, menjadi inspirasi

Dalam lautan-lautan ummat ini

 

 

 

 

Sikapmu

Untuk Kanda Hasanah

 

Sikapmu adalah cermin

Hatimu

Sikapmu adalah cermin

Jiwamu

 

Sikapmu seperti bayangan

Mengikuti setiap kau pergi

Sikapmu seperti lantunan syair

Mengalun merdu dalam untaian

 

Sikapmu juga adalah ancaman,

Ketika kau tak bisa kendalikan

Jaga sikapmu

Karena semua menatapmu

Semua menilaimu

 

 

 

 

 

Kanda Hasanah

 

Ketegaranmu adalah perisai

Menghadapi goda dan uji hidup ini

Kesabaranmu adalah tameng

Menjalani suka duka hidup ini

 

Kanda adalah sosok perempuan

Abad ini yang begitu tangguh

Menyikapi zaman dengan kekuatan

Pantang menyerah dengan keadaan

 

Kanda adalah sosok yang lembut

Penyayang kepada yang muda dan menghormati yang tua

Kanda, tetaplah menjadi dirimu

Selalu optimis dan semangat

 

 

 

 

 

 

From

*Adinda. S

Murakabatullah

Bismillahirohmanirohim
Allah Subhana wa Ta’ala berfirman:
‘’Dia mengetahui (pandangan) mata yang berkhianat dan apa yang di sembunyikan oleh hati’’.(Al-Mu’min:19)
Tidak pernah kita malu kepada yang maha menciptakan kita padahal jelas jelas segala sesuatu yang nampak atau tidak nampak di mata manusia akan terlihat jelas oleh kaca mata Allah Yang maha sempurna
Seringkali kita lebih sibuk minta perhatian dan diperhatikan oleh orang lain sementara kita tidak pernah memikirkan perkataan Allah kepada kita sebagai hamba-Nya, kita lebih sibuk dengan dunia sendiri tanpa menghadirkan Dia dalam peran kehidupan,seolah-olah semuanya kita lakukan sendiri tanpa ada bantuan Allah di dalamnya, sekalipun sebenarnya Dia adalah pemegang kunci yang sebenarnya dalam setiap kehidupan,
Ironis memang, kebanyakan manusia tidak menyadarinya bahkan enggan untuk menyadarinya
Mungkin selama ini kita masih ber-Tuhan tapi Tuhan hanya di jadikan sesembahan yang tiada arti,sekalipun ada firman-firmannya yang telah mengatur bagaimana kita hidup didunia,namun pada zaman sekarang nampaknya sangat sulit mencari orang yang mengamalkan islam secara total ataupun kaffah,,
Bahkan tidak jarang ketika orang hidupnya ingin lebih terasa dan bermakna dengan mendekatkan diri dan menanamkan nilai nilai agama dalam kehidupa sehari –hari sering di cap sebagai teroris,islam fundamentalis,extreme dan sebutan yang sangat mengiris hati dan (sakitnya tuh disini(jari sambil nunjuk ke dada),_
Murakabatullah, mungkin itu adalah kata yang tepat untuk kita amalkan dan implementasikan dalam kehidupan
Dimana kita merasa bahwa setiap gerak gerik dan tingkah laku kita selalu di awasi oleh Allah niscaya kita semua akan terhindar dari perbuatan yang tercela
Kita memang bisa bersembunyi dari manusia,tapi bisakah kita bersembunyi dari Allah??
Allah Azzaa wa Jalla berfirman:
Mereka bersembunyi dari manusia ,tetapi mereka tidak dapat bersembunyi dari Allah,padahal Allah beserta mereka’’.(An-nisa’:108)
Sesungguhnya sebaik baik keta’atan adalah muraqabatullah/merasa di awasi oleh Allah.
muraqabatullah juga menyebabkan seseorang yang beramal ketika sendirian sama baiknya dengan apa yang dia lakukan ketika bersama banyak orang,subhanalah

Segores Catatan
-qolbi nazhifa hasanah-

indahnya-syariat-islam
Terkadang tanpa sadar saya menyadari bahwa sikap saya masihlah seperti anak anak,yang masih pengen untuk di manja,ketawa ketiwi tanpa di batasi,namun semua itu haruskah tanpa henti ketika kematangan usia sudah menghampiri,saya sadar,saya sudah lewat dari masa SD,SMP dan SMA yang membuat saya berkelakuan semau saya sendiri,sekarang,ketika dewasa itu menghampiri,akankah saya bertahan pada posisi saat ini??/?dimana saya masih berada di zona aman,
Setiap orang memang harus dewasa tanpa tau kapan waktu itu akan menghampirinya
Dan saya akan berusaha menjadi sosok itu,tidak hanya usia yang bertambah namun berharap pola berfikirpun kian matang,tanpa saya sadari ternyata banyak sekali hal yang menuntut saya untuk berubah lebih dewasa,
Keponakan saya yang masih unyu unyu perlu suri tauladan yang baik dalam kehidupan,dan saya ingin berkontribusi dalam tumbuh kembangnya,dengan memberikan contoh perilaku yang baik
Adik – adik SMP yang saya bina perlu contoh bagaimana kaka pembinanya bersikap dalam kehidupan,biar mereka juga bisa menjadi contoh bagi orang-orang di sekitarnya tidak mungkin dengan sikap saya yang asal asalan seperti ini bisa memberi pengaruh yang baik terhadap mereka,maka bukti kongkrit yang harus saya lakukan adalah perubahan menuju ke arah yang lebih baik sehingga dengan itu mereka dapat melihat dan mencontoh perbuatan kakak pembinanya
Menjadi sosok muslimah kaffah(sempurna ) memang tidak mudah sama sekali,apalagi di zaman sekarang,perbuatan yang dalam hukum islam adalah haram saja bisa menjadi sesuatu yang benar di karnakan orang sudah terbiasa dan banyak masyarakat melakukan hal tersebut,namun bukan berarti itu tidak bisa di capai,
Yukk,berupaya menjadi perhiasan dunia,dimana banyak wanita yang menginginkannya tak terkecuali para pria
Seorang muslimah yang taat itu seperti mutiara didasar laut
Bagi lelaki yang sholeh
Sulit memang mendapatkannya apalagi yang gak bisa berenang,,heee,,.,joke joke dikitlah
Namun bukan berarti ia tak bisa di jangkau
Hanya perlu penngorbanan yang lebih dalam mendapatkannya
Perlu perjuangan,dll, karna mutiara itu amat berharga maka dari itu ia sulit di dapatkan karna terlalu istimewa
Beda sama perak,dimanapun kita bisa menjumpainya
Karna perbedaan kualitas tadi yang membuat mutiara lebih bermakna daripada perak
Jadi seorang wanita yang taat tidak mungkin di dapatkan dari proses pacaran karna wanita tersebut paham betul bahwa pacaran sama sekali bukan ajaran islam
Seorang wanita muslimah yang taat akan menstandarkan perbuatannya pada hukum syara
Apabila perbuatannya sesuai dengan hukum syara tersebut maka itulah yang di amalkannya sementara ketika perbuatan itu tidak sesuai dengan standar hukum syara maka baginya berhak tidak melakukan ataupun ikut ikutan
Kalo bicara tentang fakta saat ini banyak sekali akses menuju maksiat yang di fasilitasi
Bagi kita yang tidak punya standar hidup dalam bertindak,bisa jadi kita kan terjerumus dalam hal hal yang negatif tersebut namun ketika kita menstandarkan segala perbuatan kita pada syariat Allah,maka syariatnya lah yang bermain dalam perbuatan kita
Misalnya dalam kasus pacaran,,orang di jaman sekarang banyak yang menganggap bahwa pacaran adalah sesuatu yang lumrah,bahkan ada sebagian orang tua yang memaksa anaknya untuk pacaran,,masyallah,padahal itu jelas jelas haram
Kenapa hal itu bisa terjadi????menurut saya selain dunia barat sudah berhasil dalam mempengaruhi pemuda pemudi islam dengan mencekoki pemahaman mereka dengan budaya selain islam,sayangnya muslim juga tidak paham bahwa itu adalah import perang pemikiran,barat hampir berhasil menjauhkan orang islam dengan islam itu sendiri sementara umat islam sendiri masih merasa nyaman dengan kondisi seperti ini,seolah olah tidak terjadi apa- apa
Kita sama sekali tidak menyalahkan aktivis ataupun orang tua yang menyarankan untuk melakukan itu namun sadar pada diri sendiri bahwa sebagai orang yang lebih dulu tau maka berusahalah untuk memberi tau orang lain yang belum tau
Sama sekali tidak punya maksud untuk lebih pintar dari mereka
Hanya saja itu tugas yang harus di emban oleh setiap orang yang punya pengetahuan tentangnya,,sayangkan sudah capek-capek nuntut ilmu namun gak digunakan
pisau,kalau lama tidak digunakan,maka dia akan tumpul dan tak berguna begitupun halnya dengan ilmu,kalo kita tak menyampaikan niscaya illmu yang kita punya tidak manfaat sama sekali untuk diri kita sendiri
jadi ingat perkataan ummar bin khattab
betapa pentingnya sebuah nasehat yang berbunyi:
‘’aku mengamati semua sahabat,dan tidak menemukan sahabatyang lebih baik daripada menjaga lidah.saya memikirkan tentang semua pakaian,tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada taqwa,aku merenungkan tentang segala jenis amal baik,namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik.aku mencari segala bentuk rezeki,tapi tidak menemukan rezeki yang lebih baik dari sabar
Wallahu a’lam bishowab

Yukkss Menyampaikan

Anak-anak di usia 10-20 tahun memang masanya mereka untuk mengembangkan apa apa yang ada dalam diri mereka,banyak hal-hal yang mereka explor dari dalam diri,begitupun anak anak SMP yang masih belasan tahun,saya dan kita semua pasti pernah mengalami hal tersebut

Tapi disini saya tidak membahas tentang indahnya masa-masa sekolah kita namun lebih kepada pengalaman pribadi tentang mengisi kajian ataupun mentoring

Mengisi satu kegiatan keislaman dalam bentuk extrakurikuler yang di adakan oleh sekolah tersebut tidaklah mudah,kami yang miskin sama sekali tentang wawasan ilmu agama,yang masih perlu banyak belajar dari orang orang yang sholeh, merasa tidak pantas mengisi kajian itu untuk adek-adek

Namun teringat akan ayat Allah yang menyeru kepada hambanya bahwa :

“sampaikan lah Al-quran itu walau hanya satu ayat..

maka itulah yang membuat kami tergerak dan termotivasi untuk menyampaikan (bahasa kerennya sih da’wah)menurut hemat kami banyak sekali orang baik di sekitar kita namun sayang, mereka hanya ingin baik sendiri tanpa mau membaikkan orang lain,ada juga sih yang pengen menyampaikan namun dia merasa tidak cukup layak untuk berdakwah karna menganggap bahwa dakwah hanya milik orang-orang yang bergelar ustad,kiyai,dll

Padahal di dalam Al-quran Allah tidak pernah menyampaikan ayat itu untuk segolongan kaum saja,namun seluruh umat islam yang merasa dirinya muslim

Kami ingin berkata kepada kalian yang masih enggan untuk berdakwah

‘’Jika kita menunggu pintar dulu baru menyampaikan maka selamanya kita gak akan pintar pintar,,

‘’Jika menunggu bisa dulu baru kita menyampaikan maka selamanya kita gak akan bisa bisa,so.take actions guys because Allah tidak melihat hasil tapi proses yang kita lakukan menuju hasil tersebut

Terkadang faktor yang membuat kita enggan berdakwah salah satunya yakni menganggap diri jauh dari sempurna sehingga tak layak untuk menyampaikan,padahal yang namanya manusia memang fitrahnya tidak ada yang sempurna,karna zat yang maha sempurna itu hanyalah milik Allah azza wa jalla

Jadi,mari memperbaiki diri dan membaikkan orang .lain dalam kebaikan dan kebenaran

Tidak ada maksud pamer,sok tau,sok alim maupun sok suci namun hanya sekedar saling mengingatkan,^-^

HTI: ISIS Tak Penuhi Kriteria Syariat Dirikan Khilafah

https://i0.wp.com/hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2014/08/ismail-yusanto_twitter.jpg

Jurubicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ismail Yusanto mengatakan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang kini dipimpin Abu Bakar Al Baghdadi tidak memenuhi kriteria syariat untuk mendeklarasikan dan mendirikan kekhalifahan Islam.

Menurut Ismail, ada empat kriteria syariat untuk mendirikan khilafah Islam. Pertama, khilafah Islam harus terlebih dahulu menguasai satu wilayah otonom, dan bukan berada di bawah sebuah negara. Dan kini ISIS, sebagian ada di Irak dan sebagian ada di Suriah.

Kedua, lanjut Ismail, keamanan ISIS tidak sepenuhnya berada di tangah muslim. Keamanan ISIS, sebagian berada di pemerintahan Irak dan sebagaian ada di Suriah.

Ketiga, kata Ismail lagi, ISIS terlihat tidak memiliki kemampuan untuk menerapkan syariat Islam secara sempurna atau kaffah. Misalnya, ISIS tak pernah menawarkan sistem politik, ekonomi, dan lain-lain.

Keempat, masih kata Ismail, pengangkatan pemimpin ISIS tidak memenuhi syarat pengangkatan seorang khilafah seperti baligh, berakal, muslim, mampu, dan lain-lain. Terbukti juga, banyak ulama ternama menolak ISIS.

“Bahkan kelompok mujahidiin seperti Jabhat al Nushro di Suriah pun tidak mengakui kekhalifanan ISIS,” pungkas Ismail. (jpnn.com, 7/8/2014)